WARTAPAKUAN.COM — Anggota DPRD Jawa Barat asal Daerah Pemilihan VI Dedi Aroza mengingatkan masyarakat agar waspada akan adanya potensi bencana hidrometereologi di akhir tahun. Pihaknya menyampaikan hal tersebut di sela kunjungan kerja di Cibinong, Kamis (12/12/2024).
“BMKG sudah menyampaikan di awal bulan tentang adanya potensi bencana hidrometereologi di akhir tahun nanti. Oleh karenanya, kita harus siap dan waspada,” ucapnya kepada Wartapakuan.com.

Meningkatnya intensitas hujan di wilayah Jawa Barat, khususnya Bogor, menjadi alasan untuk lebih waspada. Bogor dengan sebagian wilayahnya berada di dataran tinggi menjadi salah satu daerah yang menjadi perhatian pemerintah pusat.
“Saya mengimbau masyarakat untuk meminimalisasi kegiatan outdoor dalam mengisi liburan nanti,” tambahnya.
Hujan deras yang disertai angin kencang sering terjadi di beberapa wilayah Kabupaten Bogor, akibatnya beberapa rumah warga mengalami kerusakan karena tertimpa pohon tumbang.
Sebagai catatan, setidaknya 24 dari 40 kecamatan di Kabupaten Bogor rentan terjadi bencana. Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Ajat Jatnika, Rabu (11/12/2024).
“Perlu diketahui, dari 40 kecamatan se-Kabupaten Bogor, sekitar di atas 50% memang rentan bencana alam, berdasarkan data itu kurang lebih 24 kecamatan yang tersebar di wilayah Kabupaten Bogor memang rentan terhadap bencana,” kata Ajat.













