Menu

Mode Gelap
Kunjungi Kabupaten Bogor, Presiden PKS : Ini Potensi Besar Tingkatkan Kualitas SDM dan Layanan, UIN Jakarta Gelontorkan 2,8 M Beasiswa Dosen dan Tendik MRI Bogor Raya Hadir di Kampung Nirmala: Beri Layanan Kesehatan dan Keceriaan untuk Warga Peringati Hari Santri, Dedi Aroza: Santri Calon Pemimpin Masa Depan Kemenag: Sejak Dulu, Pesantren adalah Benteng Perjuangan Bangsa Gelar Musda VI, PKS Kabupaten Bogor Lantik Gen Z Jadi Pengurus DPD

Bogor Raya

Di Hadapan Dedi Aroza, Warga Jasinga Keluhkan Minimnya Perhatian Pemprov pada Pendidikan Diniyah

badge-check


					Di Hadapan Dedi Aroza, Warga Jasinga Keluhkan Minimnya Perhatian Pemprov pada Pendidikan Diniyah Perbesar

WARTAPAKUAN.COM — Warga Kecamatan Jasinga, Kabupaten Bogor, keluhkan minimnya perhatian Pemerintah Provinsi terhadap Pendidikan Diniyah. Hal itu disampaikan oleh Heri Sobari, salah satu peserta reses Anggota DPRD Jawa Barat, di hadapan Dedi Aroza di Jasinga, Senin (11/11/2024).

Menurutnya, dalam beberapa tahun terakhir, banyak permasalahan di bidang pendidikan, khususnya diniyah, yang kurang mendapat perhatian dari Pemerintah Provinsi.

“Saya, salah satu pengelola Pendidikan diniyah, dan mewakili rekan-rakan di Jasinga, berharap kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar meningkatkan kepedulian terhadap dunia pendidikan diniyah,” ucap Heri.

Ia menambahkan, Pemprov Jabar telah menghentikan bantuan honor untuk tenaga pendidik diniyah sejak tahun 2018. Hal itu sangat memprihatinkan.

Menanggapi hal itu, Dedi Aroza turut prihatin, dia berkomitmen untuk membawa permasalahan ini ke Pemprov Jawa Barat.

“Ini reses pertama saya sebagai Anggota DPRD Provinsi (Jawa Barat, Red). Tentunya masukan dari masyarakat yang sangat berharga ini akan saya bawa ke Pemprov Jabar,” jawab Dedi.

Politikus PKS yang duduk di Komisi I ini berharap, Pemerintah Provinsi bisa memberikan perhatian yang lebih baik kepada pendidikan diniyah. Sebagaimana yang dilakukan Ahmad Heryawan saat menjabat sebagai Gubernur.

Saat duduk di DPRD Kabupaten Bogor pun, pihaknya ikut terlibat dalam pembuatan Perda Pendidikan Pesantren.

“Pendidikan diniyah dan pesantren menjadi salah satu perhatian kami. Apa lagi Jawa Barat merupakan provinsi dengan jumlah pesantren terbanyak di Indonesia. Kontribusinya sangat berarti bagi kemajuan negeri ini” imbuhnya.

“Ini akan terus kita kawal agar pendidikan diniyah dan pesantren bisa berlangsung sebagaimana mestinya,” ia melanjutkan.

Peran dan andil masyarakat menjadi faktor pendukung dalam keberlangsungannya. Sehingga dia juga berharap agar warga Jawa Barat, khususnya Jasinga, bisa turut ambil bagian untuk menentukan pilihan kepada calon Gubernur yang mempunyai kepedulian kepada dunia pendidikan diniyah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Kunjungi Kabupaten Bogor, Presiden PKS : Ini Potensi Besar

9 November 2025 - 09:45 WIB

Tingkatkan Kualitas SDM dan Layanan, UIN Jakarta Gelontorkan 2,8 M Beasiswa Dosen dan Tendik

4 November 2025 - 10:20 WIB

MRI Bogor Raya Hadir di Kampung Nirmala: Beri Layanan Kesehatan dan Keceriaan untuk Warga

26 Oktober 2025 - 20:00 WIB

Peringati Hari Santri, Dedi Aroza: Santri Calon Pemimpin Masa Depan

22 Oktober 2025 - 06:19 WIB

Kemenag: Sejak Dulu, Pesantren adalah Benteng Perjuangan Bangsa

22 September 2025 - 09:50 WIB

Trending di Headline